Senin, 13 Mei 2013

komu 3


KOMUNITAS 3
(Gerontik)
1.      Sindrom klimakterium sering terjadi pada lansia khususnya wanita, ini disebabkan oleh karena:
1.      FSH dan LH Menurun
2.      Estrogen Menurun
3.      Estrogen Meningkat
4.      FSH dan LH Meningkat
2.      Berikut ini termasuk ke dalam teory sosiologi yaitu:
1.      Activity teori
2.      Continuity
3.      Disengagement
4.      Age stratificasy
3.      Penurunan kapasitas atau penurunan kemampuan regulasi sel B dan Sel T dalam pengenalan sel sehingga menimbulkan reaksi apoptosis, pernyataan ini sesuai dengan teori:
a.       Cellular level teori
b.      System level teori
c.       Molecular teori
d.      Activity teori
e.       Teori sosiologi
4.      Pada pasien stroke, gejala sangat bervariasi tergantung pada bagian otak yang mengalami gangguan. Berikut ini adalah manifestasi klinis pada pasien stoke yang muncul dalam beberapa menit/jam dan akan hilang sendiri atau tanpa pengobatan disebut dengan neurologic:
a.       Reversible ischemic deficit (RIND)
b.      Stroke inevolution
c.       Progressing stroke
d.      Transient ischemic attack
e.       Arteriovenosus malformation
5.      Pada pasien stoke yang mengalami deficit verbal biasanya akan muncul tanda dan gejala berupa:
1.      Afasia ekspresif
2.      Ataksia
3.      Deficit emosional
4.      Disastria
6.      Untuk mengetahui adanya hemoragi atau area yang mengalami infark pada pasien stroke maka dapat dilakukan pemeriksaan radiologi berupa:
a.       CT scan
b.      Angiografi
c.       Fungsi Lumbal
d.      MRI
e.       Fto Thorax
7.      Nyonya X umur 78 tahun datang ke UGD dengan keluhan pusing sejak 6 hari yll, kepala terasa berputar dan mengeluh pandangan kabur. Hasil EKG menunjukkan sinus takikardi, TD 200/100 mmHg. Dari kasus di atas masalah keperawatan yang mungkin muncul yaitu:
1.      Resiko cedera
2.      Perfusi jaringan tidak efektif
3.      Nyeri akut
4.      Gangguan irama jantung
8.      Yang termasuk pencegahan primer untuk pasien dengan resiki hipertensi yaitu:
1.      Batasi aktivitas
2.      Exercise
3.      Control TD secara rutin
4.      Diit
9.      Pada lansia yang sudah mengalami menopause maka akan timbul gejala-gejala berupa:
1.      Presbiakusis
2.      Gejala psikologik
3.      Sferis
4.      Hot Flush
10.  Penyebab jatuh pada lansia disebabkan oleh 2 faktor. Berikut yang termasuk factor intrinsic yaitu:
a.       Alat bantu berjalan
b.      Obat-obatan
c.       Perubahan neuromuscular
d.      Lingkungan yang tidak mendukung
e.       Semua jawaban diatas salah
11.   Proses menua (Aging Proses) merupakan proses ilmiah yang berlangsung secara terus menerus dialami oleh setiap makluk hidup terkecuali;
a.       Berlangsung sejak lahir yang bersifat irreversible
b.      Mempertahankan struktur dan fungsi secara normal
c.       Merupakan proses biologis yang tidak dapat dihindarkan
d.      .
e.       .
12.  Teori radikal bebas dimana oksidant dari lemak, karbohidrat dan element yang melepaskan electron bebas menyerang molekul sehingga terjadi kerusakan, tapi dapat dicegah dengan, kecuali:
a.       Enzim
b.      Vitamin C
c.       Beta karotin
d.      Ampicilin
e.       Vitamin E
13.  Teori-teori proses menua ada beberapa macam salah satu dianataranya adalah proses biologis, dimana umur seseorang ditentukan oleh sel genetic termasuk dalam:
a.       Celluler level theory
b.      System level teori
c.       Molecular teori
d.      Error katatropik teori
e.       Free radikal bebas
14.  Klien usia lanjut biasanya sangat membutuhkan rasa aman dan cinta kasih dari lingkungan sekitarnya. Keadaan seperti ini membutuhkan pendekatan apa:
a.       Pendekatan biologis
b.      Pendekatan sosiologis
c.       Pendekatan psikologis
d.      Pendekatan mental
e.       Pendekatan spiritual
15.  Penurunan kondisi vascular yang terjadi pada lansia diantaranya SA Node, Av Node berkurang (system konduksi Jantung) menurun. Hal ini bias menyebabkan penyakit:
1.      Irama jantung regular
2.      LBBB/RBBB
3.      Angina pectoris
4.      Irama jantung irreguler
16.  Lansia mengalami proses demensia type Alzheimer pada usia:
a.       45 tahun
b.      > 55 tahun
c.       > 65 tahun
d.      > 75 tahun
e.       > 90 tahun
17.  Yang termasuk aspek promotif dalam konsep perawatan lansia adalah:
a.       Memberikan imunisasi
b.      Memberikan makanan tambahan
c.       Membentuk kelompok lansia
d.      Selalu menggunakan masker kalau banyak debu
e.       Melaksanakan posyandu lansia
18.  Lansia dengan usia >55 tahun mengalami kekakuan otot extremitas bawah, maka sebagai perawat akan menganjurkan:
a.       Diet tinggi protein
b.      Asupan tinggi karbohidrat
c.       Imobilisasi
d.      Melakukan exercise
e.       Aerobic
19.  Lansia yang masih mampu melakukan aktifitas sehari hari secara mandiri pada usia 55 tahun disebut:
a.       Senium
b.      Presinium
c.       Verilitas
d.      Fertilitas
e.       Erly old
20.  Yang termasuk proses menua secara universal adalah:
a.       Terjadi pada semua lansia
b.      Perubahan yang terjadi bertahap
c.       Perubahan yang terjadi menetap
d.      Perubahan degenerative
e.       Tak mampu berinteraksi
21.  Very old pada kelompok lansia member gambaran fisik:
a.       Tidak bias duduk
b.      Sangat senang menceritakan masa lalu
c.       Senang mendengar lagu lagu
d.      Tidak mau mengerjakan pekerjaan ringan
e.       Senang menyendiri
22.  Yang termasuk usia old adalah:
a.       Umur  ≥35 tahun
b.      Umur  ≥45 tahun
c.       Umur  ≥65 tahun
d.      Umur > 65 tahun
e.       Umur > 75 tahun
23.  Pada Lansia yang termasuk usia erderly memerlukan asupan:
a.       Asupan protein
b.      Asupan lemak tinggi
c.       Batasi asupan elektrolit
d.      Batasi asupan karbohidrat
e.       Batasi vitamin
24.  Untuk memberikan asupan pada pasien geriatric harus memperhatikan:
a.       Konsistensi makan dewasa
b.      Asupan lemak
c.       Cairan yang diminum harus terbatas
d.      Makan dewasa yang tinggi protein
e.       Rendah serat
25.  Masalah yang paling harus dihindari pada lansia dengan katagori very old adalah:
a.       Lansia diperkenankan tidur tanpa lampu
b.      Membiarkan lansia berbaring secara terus menerus
c.       Membantu lansia mobilisasi
d.      Melarang melakukan mobilisasi
e.       Selalu di asupi makanan
26.  Dalam farmakokinetika dipelajari sapek aspek, kecuali:
a.       Absorbsi obat
b.      Distribusi obat
c.       Metabolisme/biotrnsformasi obat
d.      Ekskresi obat
e.       Mekanisme kerja obat
27.  Factor berikut berpengaruh pada biotransformasi, kecuali:
a.       Mesin pencetak obat
b.      Usia
c.       Penggunaan obat lain
d.      Usia lanjut
e.       Fungsi hati
28.  Berikut beberapa penyakit yang perlu diwaspadai/sering menyertai pada usia lanjut, kecuali:
a.       Typhus/tifoid
b.      Dementia
c.       Parkinson
d.      Osteoporosis
e.       stroke
29.  Prinsip  dan tujuan terapi obat pada lansia adalah:
a.       Memperoleh hasil pengobatan yang optimal
b.      Untuk mengetahui factor farmakologik
c.       Untuk mengetahui factor farmakodinamik
d.      Menghindari terapi obat yang tidak perlu
e.       A + D benar
30.  Faktor berikut perlu diperhatikan pada pengobatan lansia adalah:
a.       Penyakit penyerta
b.      Pemilihan obat yang tepat
c.       Dosis yang tepat
d.      Penyimpanan dan pencatatan yang baik
e.       Semua benar
31.  Teori/ model asuhan keperawtan lansia menurut calista roy:
a.       Health system
b.      Family as partner
c.       Adaptation
d.      Self care
e.       Health belief
32.  Ransang dari manusia baik internal dan eksternal yang dapat diamati, diukur dan subjektifitas dilakukan secara objektif oleh pasien:
a.       Stimulus fokal
b.      Stimulus konstektual
c.       Stimulus residual
d.      Stimulus internal
e.       Stimulus eksternal
33.  Pengkajian tingkat pertama pada lansia menurut model keperawtan Roy:
a.       Berfokus pada pengumpulan data pengkajian tingkah laku.
b.      Berfokus pada data stimuli fokal, konstektual dan residual yang menyimpang
c.       Mengklarifikasi etiologi, masalah lansia
d.      Menganaliss kegawatan yang terjadi pada lansia
e.       Analisis gambaran tingkah laku untuk identifikasi respon yang tidak efektif
34.  Tanda-tanda lansia dengan gangguan pola tidur. Kecuali:
a.       Tidak merasa segar setelah bangun tidur
b.      Sering terbangun pada saat tidur
c.       Sulit tidur nyenyak
d.      Bangun lebih awal
e.       Waktu tidur berlebihan
35.  .tujuan akhir intervensi keperawatan lansia:
a.       Memanipulasi dengan meningkatkan dan mengurangi stimuli yang mengganggu adaptasi
b.      Membebaskan lansia dari penyakit yang menyertainya
c.       Mengatasi gangguan yang biasanya terjadi pada lansia.
d.      Membuat lansia mandiri dalam melakukan kegiatan apapun
e.       Menghilangkan gangguan dan risiko terjadi pada lansia
36.  Manusia menurut paradigm keperawatan Calista roy, kecuali:
a.       Makhluk bio-psiko sosio secara utuh
b.      Manusia sebagai system, ada interaksi dengan lingkungan.
c.       Tingkat adaftasi ditentukan oleh stimuli fokal, konstektual, residual.
d.      Keadaan berfungsinya manusia dimana terjadi adaptasi terus menerus
e.       Kebutuhan adaptasi manusia seperti fisiologis, konsep diri.
37.  Penetapan tujuan jangka pendek pada askep keluarga dengan lansia:
a.       Mengacu pada lima tugas keluarga
b.      Mengacu pada problem
c.       Menggambarkan akhir dari masalah adaptasi pada lansia
d.      Ditunjukkan dengan kemampuan mempertahankan hidup
e.       Menggambarkan tujuan yang diharapkan paling maksimal dapat dicapai lansia
38.  Lansia mempunyai potensi untuk di tingkatkan, belum ada data maladaptive atau paparan masalah kesehatan. Merupakan diagnosis keperawatan:
a.       Wellness
b.      Ancaman
c.       Risiko
d.      Actual
e.       Ganguan
39.  Manusia menurut teori model Roy adalah:
a.       Manusia sebagai makluk bio-psiko-sosio secara utuh
b.      Manusia secara spiritual
c.       Manusia sehat pisik, mental dan budaya
d.      Individu yang terlahir sesuai norma dan budaya
e.       Individu yang mampu melawan stimulus
40.  Tujuan keperawtan Lansia menurut Roy adalah:
a.       Meningkatkan kemampuan adaptasi
b.      Memandirikan lansia
c.       Mengatasi kuratif dan rehabilitative
d.      Mengatasi stressor
e.       Memenuhi kebutuhan biopsiko lansia
41.  Ilmu yang mempelajari proses menua adalah:
a.       Geriatric
b.      Gerontology
c.       Geros
d.      Hospice
e.       Homecare
42.  Tujuan geriatric, kecuali:
a.       Mempertahankan derajat kesehatan pada lansia pada taraf setinggi tingginya dari penyakit
b.      Memelihara kondisi kesehatan dengan aktivitas fisik dan mental
c.       Memelihara kemandirian secara maksimal pada lansia.
d.      Mengenal dan menegakkan diagnosis yang tepat dan dini bila menjumpai lansia…
e.       Mengatasi masalah penyakit lansia.
43.  Penetapan masalah gangguan pola tidur pada lansia, ditandai dengan (kecuali):
a.       Tidak merasa segar setelah tidur semalaman.
b.      Sering terbangun pada saat tidur
c.       Sulit untuk tidur nyenyak
d.      Bangun tidur lebih awal
e.       Merasa curiga
44.  Penyakit yang mudah terjadi pada system musculoskeletal pada lansia lansia adalah:
1.      Osteoporosis
2.      Osteomyelitis
3.      Osteoarthritis
4.      osteocondroma
45.  Yang dikatakan lansia menurut UU No 13 tahun 1998 setiap orang yang telah berusia ≥ 60 tahun tetapi…menurut WHO yang termasuk lansia (elderly) adalah:
a.       45-59 tahun
b.      55-64 tahun
c.       60-70 tahun
d.      75-90 tahun
e.       90-100 tahun
46.  Pernyataan dibawah ini yang benar mengenai perbedaan karakteristik penyakit pada usia lanjut dan dewasa adalah:
a.       Usia Muda: penyebabnya jelas dan nyata yang terjadi sejak lama, sedangkan pada usia lanjut penyebabya sering dari dalam, kumulatif dan berasal dari luar.
b.      Usia muda mulainya tidak jelas, variasinya banyak karena menyesuaikan dengan pola hidup. Sedangkan pada lansia variasinya  besar dan penyebanya sudah lama.
c.       Usia lanjut mulainya jelas, tiba-tiba, member kekebalan dan variasi kecil sedangkan pada usia lanjut mulainya tidak jelas, penyebanya tersembunyi, kronik dan variasinya besar.
d.      Usia muda penyebabnya tersembunyi, mulainya tidak jelas, progresif sedangkan pada lanjut usia variasinya kecil, terjadinya akut dan mulainya jelas karena memang penyakit degenerative
e.       Semua salah
47.  Alasan mengapa pada lanjut usia sering terjadi penyakit paru (obstruktif, pneumonia a) adalah oleh karena adanya perubahan morfologi dan fungsi tubuh pada lansia berupa:
a.       Otot otot pernafasan terganggu, copience paru menurun, aktifitas silia menurun dan berkurangnya reflek batuk.
b.      Peristaltic melemah, kemampuan absobsi menurun, esophagus melebar, asam lambung meningkat
c.       Katup jantung menebal, elastisitas pembuluh darah menurun, cardiac output dan respon setress menurun
d.      Atropi nefron, ambang ginjal terhadap glukosa meningkat, fungsi tubulus menurun, proteinuria.
e.       Hantaran neuron motorik mulai melemah, kemunduran fungsi saraf ototom, menurunya aktivitas tiroid.
48.  Salah satu masalah kesehatan lansia adalah gangguan pengaturan suhu tubuh; hipertermi yang disebabkan adanya gangguan pada saraf otonom. Hal ini berupa:
a.       Penetapan ambang suhu menurun
b.      Kurangnya kemampuan berkeringat
c.       Tanggapan fisiologis aliran darah perifer
d.      Tanggapan vasokontriksi otonom abnormal
e.       Kerusakan termogenesis
49.  Penyebab sekunder osteoarthritis pada lansia dapat di sebabkan karena, kecuali:
a.       Pasca menopause
b.      Hiper paratiroid
c.       Gagal ginjal kronik
d.      Astritis rematoid
e.       Salah semua
50.  Diantara pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan kelemahan dan kemunduran fisik yang sering dijumpai pada lansia adalah:
a.       Initiation
b.      Iatrogenesis
c.       Impecunity
d.      Insufisiensi
e.       immunodeficiency
51.  lanjut usia biasanya mengalami gangguan pada system pencernaan yaitu konstipasi. Masalah tersebut termasuk dalam kelemahan dan kemunduran fisik yang sering daialami oleh lasia disebut:
a.       Impaction
b.      Iatrogenesis
c.       Inanitation
d.      Infection
e.       instability
52.  jatuh biasaya sering dialami oleh lansi, penyebab yang sring menimbulkan jatuh yaitu:
1.      kekakuan sendi
2.      sincope
3.      vertigo
4.      hipertensi othostatik
53.  Masalah kesehatan yang biasanya timbul pada lanjut usia biasnya ditandai dengan:
1.      gangguan yang bersifat banyak penyakit
2.      umumnya diawali tanpa gejala
3.      perjalan penyakit progresif (lama menderita cacat sebelum kematian)
4.      penyakit berlangsung lama dan tumpang tindih
54.  Lanjut usia masih mampu melakukan pekerjaan atau aktivitas dengan baik dan atau kegiatan yang dapat menghasilkan baik barang maupun jasa termasuk dalam lansia:
a.       Lanjut usia potensial
b.      Lanjut usia yang tidak potensial
c.       Lanjut usia produktif
d.      Lanjut usia aktif
e.       Lanjut usia mandiri
55.  Angka kecukupan Gisi perhari untuk usia lanjut/lansia menurut widya karya pangan dan gizi tahun 1993 pada laki-laki dengan Tb= 161cm dan BB 62 kg untuk lansia > 60 tahun adalah:
a.       Energy 2200 kkal
b.      Protein 55gr
c.       Kalsium 500mg dan fosfon 500mg, vit A 600 mcg RE
d.      Jawaban A,B,C salah
e.       Jawaban A,B,C benar
56.  Sedangkan Angka kecukupan Gisi perhari untuk usia lanjut/lansia menurut widya karya pangan dan gizi tahun 1993 pada wanita dengan Tb= 151cm dan BB 54 kg untuk lansia > 60 tahun adalah:
a.       Energy 1850 kkal
b.      Protein 48gr
c.       Kalsium 500mg dan fosfon 450mg, vit A 800 mcg RE
d.      Jawaban A,B,C benar
e.       Jawaban A,B,C salah
57.  Menghitung tinggi lutut digunakan pada usia lajut yang tulang punggungnya terjadi osteoporosis, sehingga terjadi penurunan TB dari tinggi lutut (TL) dapat dihitung dengan:
a.       .
b.      .
c.       .
d.      .
e.       .