KOMUNITAS
3
(Gerontik)
1.
Sindrom klimakterium sering terjadi pada
lansia khususnya wanita, ini disebabkan oleh karena:
1.
FSH dan LH Menurun
2.
Estrogen Menurun
3.
Estrogen Meningkat
4.
FSH dan LH Meningkat
2.
Berikut ini termasuk ke dalam teory
sosiologi yaitu:
1.
Activity teori
2.
Continuity
3.
Disengagement
4.
Age stratificasy
3.
Penurunan kapasitas atau penurunan
kemampuan regulasi sel B dan Sel T dalam pengenalan sel sehingga menimbulkan
reaksi apoptosis, pernyataan ini sesuai dengan teori:
a.
Cellular level teori
b.
System level teori
c.
Molecular teori
d.
Activity teori
e.
Teori sosiologi
4.
Pada pasien stroke, gejala sangat
bervariasi tergantung pada bagian otak yang mengalami gangguan. Berikut ini
adalah manifestasi klinis pada pasien stoke yang muncul dalam beberapa
menit/jam dan akan hilang sendiri atau tanpa pengobatan disebut dengan
neurologic:
a.
Reversible ischemic deficit (RIND)
b.
Stroke inevolution
c.
Progressing stroke
d.
Transient ischemic attack
e.
Arteriovenosus malformation
5.
Pada pasien stoke yang mengalami deficit
verbal biasanya akan muncul tanda dan gejala berupa:
1.
Afasia ekspresif
2.
Ataksia
3.
Deficit emosional
4.
Disastria
6.
Untuk mengetahui adanya hemoragi atau
area yang mengalami infark pada pasien stroke maka dapat dilakukan pemeriksaan
radiologi berupa:
a.
CT scan
b.
Angiografi
c.
Fungsi Lumbal
d.
MRI
e.
Fto Thorax
7.
Nyonya X umur 78 tahun datang ke UGD
dengan keluhan pusing sejak 6 hari yll, kepala terasa berputar dan mengeluh
pandangan kabur. Hasil EKG menunjukkan sinus takikardi, TD 200/100 mmHg. Dari
kasus di atas masalah keperawatan yang mungkin muncul yaitu:
1.
Resiko cedera
2.
Perfusi jaringan tidak efektif
3.
Nyeri akut
4.
Gangguan irama jantung
8.
Yang termasuk pencegahan primer untuk
pasien dengan resiki hipertensi yaitu:
1.
Batasi aktivitas
2.
Exercise
3.
Control TD secara rutin
4.
Diit
9.
Pada lansia yang sudah mengalami
menopause maka akan timbul gejala-gejala berupa:
1.
Presbiakusis
2.
Gejala psikologik
3.
Sferis
4.
Hot Flush
10.
Penyebab jatuh pada lansia disebabkan
oleh 2 faktor. Berikut yang termasuk factor intrinsic yaitu:
a.
Alat bantu berjalan
b.
Obat-obatan
c.
Perubahan neuromuscular
d.
Lingkungan yang tidak mendukung
e.
Semua jawaban diatas salah
11.
Proses menua (Aging Proses) merupakan proses
ilmiah yang berlangsung secara terus menerus dialami oleh setiap makluk hidup
terkecuali;
a.
Berlangsung sejak lahir yang bersifat
irreversible
b.
Mempertahankan struktur dan fungsi
secara normal
c.
Merupakan proses biologis yang tidak
dapat dihindarkan
d.
.
e.
.
12.
Teori radikal bebas dimana oksidant dari
lemak, karbohidrat dan element yang melepaskan electron bebas menyerang molekul
sehingga terjadi kerusakan, tapi dapat dicegah dengan, kecuali:
a.
Enzim
b.
Vitamin C
c.
Beta karotin
d.
Ampicilin
e.
Vitamin E
13.
Teori-teori proses menua ada beberapa
macam salah satu dianataranya adalah proses biologis, dimana umur seseorang
ditentukan oleh sel genetic termasuk dalam:
a.
Celluler level theory
b.
System level teori
c.
Molecular teori
d.
Error katatropik teori
e.
Free radikal bebas
14.
Klien usia lanjut biasanya sangat
membutuhkan rasa aman dan cinta kasih dari lingkungan sekitarnya. Keadaan
seperti ini membutuhkan pendekatan apa:
a.
Pendekatan biologis
b.
Pendekatan sosiologis
c.
Pendekatan psikologis
d.
Pendekatan mental
e.
Pendekatan spiritual
15.
Penurunan kondisi vascular yang terjadi
pada lansia diantaranya SA Node, Av Node berkurang (system konduksi Jantung)
menurun. Hal ini bias menyebabkan penyakit:
1.
Irama jantung regular
2.
LBBB/RBBB
3.
Angina pectoris
4.
Irama jantung irreguler
16.
Lansia mengalami proses demensia type
Alzheimer pada usia:
a.
45 tahun
b.
> 55 tahun
c.
> 65 tahun
d.
> 75 tahun
e.
> 90 tahun
17.
Yang termasuk aspek promotif dalam
konsep perawatan lansia adalah:
a.
Memberikan imunisasi
b.
Memberikan makanan tambahan
c.
Membentuk kelompok lansia
d.
Selalu menggunakan masker kalau banyak
debu
e.
Melaksanakan posyandu lansia
18.
Lansia dengan usia >55 tahun
mengalami kekakuan otot extremitas bawah, maka sebagai perawat akan
menganjurkan:
a.
Diet tinggi protein
b.
Asupan tinggi karbohidrat
c.
Imobilisasi
d.
Melakukan exercise
e.
Aerobic
19.
Lansia yang masih mampu melakukan
aktifitas sehari hari secara mandiri pada usia 55 tahun disebut:
a.
Senium
b.
Presinium
c.
Verilitas
d.
Fertilitas
e.
Erly old
20.
Yang termasuk proses menua secara
universal adalah:
a.
Terjadi pada semua lansia
b.
Perubahan yang terjadi bertahap
c.
Perubahan yang terjadi menetap
d.
Perubahan degenerative
e.
Tak mampu berinteraksi
21.
Very old pada kelompok lansia member
gambaran fisik:
a.
Tidak bias duduk
b.
Sangat senang menceritakan masa lalu
c.
Senang mendengar lagu lagu
d.
Tidak mau mengerjakan pekerjaan ringan
e.
Senang menyendiri
22.
Yang termasuk usia old adalah:
a.
Umur
≥35 tahun
b.
Umur
≥45 tahun
c.
Umur
≥65 tahun
d.
Umur > 65 tahun
e.
Umur > 75 tahun
23.
Pada Lansia yang termasuk usia erderly
memerlukan asupan:
a.
Asupan protein
b.
Asupan lemak tinggi
c.
Batasi asupan elektrolit
d.
Batasi asupan karbohidrat
e.
Batasi vitamin
24.
Untuk memberikan asupan pada pasien
geriatric harus memperhatikan:
a.
Konsistensi makan dewasa
b.
Asupan lemak
c.
Cairan yang diminum harus terbatas
d.
Makan dewasa yang tinggi protein
e.
Rendah serat
25.
Masalah yang paling harus dihindari pada
lansia dengan katagori very old adalah:
a.
Lansia diperkenankan tidur tanpa lampu
b.
Membiarkan lansia berbaring secara terus
menerus
c.
Membantu lansia mobilisasi
d.
Melarang melakukan mobilisasi
e.
Selalu di asupi makanan
26.
Dalam farmakokinetika dipelajari sapek
aspek, kecuali:
a.
Absorbsi obat
b.
Distribusi obat
c.
Metabolisme/biotrnsformasi obat
d.
Ekskresi obat
e.
Mekanisme kerja obat
27.
Factor berikut berpengaruh pada
biotransformasi, kecuali:
a.
Mesin pencetak obat
b.
Usia
c.
Penggunaan obat lain
d.
Usia lanjut
e.
Fungsi hati
28.
Berikut beberapa penyakit yang perlu
diwaspadai/sering menyertai pada usia lanjut, kecuali:
a.
Typhus/tifoid
b.
Dementia
c.
Parkinson
d.
Osteoporosis
e.
stroke
29.
Prinsip
dan tujuan terapi obat pada lansia adalah:
a.
Memperoleh hasil pengobatan yang optimal
b.
Untuk mengetahui factor farmakologik
c.
Untuk mengetahui factor farmakodinamik
d.
Menghindari terapi obat yang tidak perlu
e.
A + D benar
30.
Faktor berikut perlu diperhatikan pada
pengobatan lansia adalah:
a.
Penyakit penyerta
b.
Pemilihan obat yang tepat
c.
Dosis yang tepat
d.
Penyimpanan dan pencatatan yang baik
e.
Semua benar
31.
Teori/ model asuhan keperawtan lansia
menurut calista roy:
a.
Health system
b.
Family as partner
c.
Adaptation
d.
Self care
e.
Health belief
32.
Ransang dari manusia baik internal dan
eksternal yang dapat diamati, diukur dan subjektifitas dilakukan secara
objektif oleh pasien:
a.
Stimulus fokal
b.
Stimulus konstektual
c.
Stimulus residual
d.
Stimulus internal
e.
Stimulus eksternal
33.
Pengkajian tingkat pertama pada lansia
menurut model keperawtan Roy:
a.
Berfokus pada pengumpulan data
pengkajian tingkah laku.
b.
Berfokus pada data stimuli fokal,
konstektual dan residual yang menyimpang
c.
Mengklarifikasi etiologi, masalah lansia
d.
Menganaliss kegawatan yang terjadi pada
lansia
e.
Analisis gambaran tingkah laku untuk
identifikasi respon yang tidak efektif
34.
Tanda-tanda lansia dengan gangguan pola
tidur. Kecuali:
a.
Tidak merasa segar setelah bangun tidur
b.
Sering terbangun pada saat tidur
c.
Sulit tidur nyenyak
d.
Bangun lebih awal
e.
Waktu tidur berlebihan
35.
.tujuan akhir intervensi keperawatan
lansia:
a.
Memanipulasi dengan meningkatkan dan
mengurangi stimuli yang mengganggu adaptasi
b.
Membebaskan lansia dari penyakit yang menyertainya
c.
Mengatasi gangguan yang biasanya terjadi
pada lansia.
d.
Membuat lansia mandiri dalam melakukan
kegiatan apapun
e.
Menghilangkan gangguan dan risiko
terjadi pada lansia
36.
Manusia menurut paradigm keperawatan
Calista roy, kecuali:
a.
Makhluk bio-psiko sosio secara utuh
b.
Manusia sebagai system, ada interaksi
dengan lingkungan.
c.
Tingkat adaftasi ditentukan oleh stimuli
fokal, konstektual, residual.
d.
Keadaan berfungsinya manusia dimana
terjadi adaptasi terus menerus
e.
Kebutuhan adaptasi manusia seperti
fisiologis, konsep diri.
37.
Penetapan tujuan jangka pendek pada
askep keluarga dengan lansia:
a.
Mengacu pada lima tugas keluarga
b.
Mengacu pada problem
c.
Menggambarkan akhir dari masalah
adaptasi pada lansia
d.
Ditunjukkan dengan kemampuan
mempertahankan hidup
e.
Menggambarkan tujuan yang diharapkan
paling maksimal dapat dicapai lansia
38.
Lansia mempunyai potensi untuk di
tingkatkan, belum ada data maladaptive atau paparan masalah kesehatan.
Merupakan diagnosis keperawatan:
a.
Wellness
b.
Ancaman
c.
Risiko
d.
Actual
e.
Ganguan
39.
Manusia menurut teori model Roy adalah:
a.
Manusia sebagai makluk bio-psiko-sosio
secara utuh
b.
Manusia secara spiritual
c.
Manusia sehat pisik, mental dan budaya
d.
Individu yang terlahir sesuai norma dan
budaya
e.
Individu yang mampu melawan stimulus
40.
Tujuan keperawtan Lansia menurut Roy adalah:
a.
Meningkatkan kemampuan adaptasi
b.
Memandirikan lansia
c.
Mengatasi kuratif dan rehabilitative
d.
Mengatasi stressor
e.
Memenuhi kebutuhan biopsiko lansia
41.
Ilmu yang mempelajari proses menua
adalah:
a.
Geriatric
b.
Gerontology
c.
Geros
d.
Hospice
e.
Homecare
42.
Tujuan geriatric, kecuali:
a.
Mempertahankan derajat kesehatan pada
lansia pada taraf setinggi tingginya dari penyakit
b.
Memelihara kondisi kesehatan dengan
aktivitas fisik dan mental
c.
Memelihara kemandirian secara maksimal
pada lansia.
d.
Mengenal dan menegakkan diagnosis yang
tepat dan dini bila menjumpai lansia…
e.
Mengatasi masalah penyakit lansia.
43.
Penetapan masalah gangguan pola tidur
pada lansia, ditandai dengan (kecuali):
a.
Tidak merasa segar setelah tidur
semalaman.
b.
Sering terbangun pada saat tidur
c.
Sulit untuk tidur nyenyak
d.
Bangun tidur lebih awal
e.
Merasa curiga
44.
Penyakit yang mudah terjadi pada system
musculoskeletal pada lansia lansia adalah:
1.
Osteoporosis
2.
Osteomyelitis
3.
Osteoarthritis
4.
osteocondroma
45.
Yang dikatakan lansia menurut UU No 13
tahun 1998 setiap orang yang telah berusia ≥ 60 tahun tetapi…menurut WHO yang
termasuk lansia (elderly) adalah:
a.
45-59 tahun
b.
55-64 tahun
c.
60-70 tahun
d.
75-90 tahun
e.
90-100 tahun
46.
Pernyataan dibawah ini yang benar
mengenai perbedaan karakteristik penyakit pada usia lanjut dan dewasa adalah:
a.
Usia Muda: penyebabnya jelas dan nyata
yang terjadi sejak lama, sedangkan pada usia lanjut penyebabya sering dari
dalam, kumulatif dan berasal dari luar.
b.
Usia muda mulainya tidak jelas,
variasinya banyak karena menyesuaikan dengan pola hidup. Sedangkan pada lansia
variasinya besar dan penyebanya sudah
lama.
c.
Usia lanjut mulainya jelas, tiba-tiba,
member kekebalan dan variasi kecil sedangkan pada usia lanjut mulainya tidak
jelas, penyebanya tersembunyi, kronik dan variasinya besar.
d.
Usia muda penyebabnya tersembunyi, mulainya
tidak jelas, progresif sedangkan pada lanjut usia variasinya kecil, terjadinya
akut dan mulainya jelas karena memang penyakit degenerative
e.
Semua salah
47.
Alasan mengapa pada lanjut usia sering
terjadi penyakit paru (obstruktif, pneumonia a) adalah oleh karena adanya
perubahan morfologi dan fungsi tubuh pada lansia berupa:
a.
Otot otot pernafasan terganggu, copience
paru menurun, aktifitas silia menurun dan berkurangnya reflek batuk.
b.
Peristaltic melemah, kemampuan absobsi
menurun, esophagus melebar, asam lambung meningkat
c.
Katup jantung menebal, elastisitas
pembuluh darah menurun, cardiac output dan respon setress menurun
d.
Atropi nefron, ambang ginjal terhadap
glukosa meningkat, fungsi tubulus menurun, proteinuria.
e.
Hantaran neuron motorik mulai melemah,
kemunduran fungsi saraf ototom, menurunya aktivitas tiroid.
48.
Salah satu masalah kesehatan lansia
adalah gangguan pengaturan suhu tubuh; hipertermi yang disebabkan adanya
gangguan pada saraf otonom. Hal ini berupa:
a.
Penetapan ambang suhu menurun
b.
Kurangnya kemampuan berkeringat
c.
Tanggapan fisiologis aliran darah
perifer
d.
Tanggapan vasokontriksi otonom abnormal
e.
Kerusakan termogenesis
49.
Penyebab sekunder osteoarthritis pada
lansia dapat di sebabkan karena, kecuali:
a.
Pasca menopause
b.
Hiper paratiroid
c.
Gagal ginjal kronik
d.
Astritis rematoid
e.
Salah semua
50.
Diantara pernyataan di bawah ini yang bukan merupakan kelemahan dan
kemunduran fisik yang sering dijumpai pada lansia adalah:
a.
Initiation
b.
Iatrogenesis
c.
Impecunity
d.
Insufisiensi
e.
immunodeficiency
51.
lanjut usia biasanya mengalami gangguan
pada system pencernaan yaitu konstipasi. Masalah tersebut termasuk dalam
kelemahan dan kemunduran fisik yang sering daialami oleh lasia disebut:
a.
Impaction
b.
Iatrogenesis
c.
Inanitation
d.
Infection
e.
instability
52.
jatuh biasaya sering dialami oleh lansi,
penyebab yang sring menimbulkan jatuh yaitu:
1.
kekakuan sendi
2.
sincope
3.
vertigo
4.
hipertensi othostatik
53.
Masalah kesehatan yang biasanya timbul
pada lanjut usia biasnya ditandai dengan:
1.
gangguan yang bersifat banyak penyakit
2.
umumnya diawali tanpa gejala
3.
perjalan penyakit progresif (lama
menderita cacat sebelum kematian)
4.
penyakit berlangsung lama dan tumpang
tindih
54.
Lanjut usia masih mampu melakukan
pekerjaan atau aktivitas dengan baik dan atau kegiatan yang dapat menghasilkan
baik barang maupun jasa termasuk dalam lansia:
a.
Lanjut usia potensial
b.
Lanjut usia yang tidak potensial
c.
Lanjut usia produktif
d.
Lanjut usia aktif
e.
Lanjut usia mandiri
55.
Angka kecukupan Gisi perhari untuk usia
lanjut/lansia menurut widya karya pangan dan gizi tahun 1993 pada laki-laki dengan
Tb= 161cm dan BB 62 kg untuk lansia > 60 tahun adalah:
a.
Energy 2200 kkal
b.
Protein 55gr
c.
Kalsium 500mg dan fosfon 500mg, vit A
600 mcg RE
d.
Jawaban A,B,C salah
e.
Jawaban A,B,C benar
56.
Sedangkan Angka kecukupan Gisi perhari
untuk usia lanjut/lansia menurut widya karya pangan dan gizi tahun 1993 pada
wanita dengan Tb= 151cm dan BB 54 kg untuk lansia > 60 tahun adalah:
a.
Energy 1850 kkal
b.
Protein 48gr
c.
Kalsium 500mg dan fosfon 450mg, vit A
800 mcg RE
d.
Jawaban A,B,C benar
e.
Jawaban A,B,C salah
57.
Menghitung tinggi lutut digunakan pada
usia lajut yang tulang punggungnya terjadi osteoporosis, sehingga terjadi
penurunan TB dari tinggi lutut (TL) dapat dihitung dengan:
a.
.
b.
.
c.
.
d.
.
e.
.